Kunjungan Ke Jogyakarta tanya soal Strategi pengelolaan pasar tradisional dan modern

By Administrator // Senin, 17 Februari 2020 // 07:43 WIB // BERITA DEWAN

Kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD kab kubu raya terkait Strategi pengelolaan pasar tradisional dan modern pada DPRD kota Jogyakarta Senin, 17 Pebruari 2020.

Kunjungan kerja ini diharapkan nantinya akan menjadi bahan diskusi pemerintah daerah bersama DRPD Kabupaten Kubu Raya terkait penerapannya di Kubu Raya. Disampaikan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD Kab. Kubu Raya berkeinginan melakukan penataan dan pengelolaan pasar secara komprehensif dengan tetap memperhatikan keberlangsungan pedagang pada pasar tradisional yg ada.

Penataan dan pengelolaan pasar tradisional diharapkan juga mampu mengerakan dan memberikan kontribusi yg lebih besar bagi perekonomian kab. Kubu Raya yg salah satunya melalui retribusi pasar.

Saat ini di Yogyakarta terdapat sekitar 32 pasar tradisional yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta melalui enam Unit Pelaksana Teknis (UPT). Ia mengungkapkan, di tahun 2019 ditargetkan ke-32 pasar tersebut sudah menerapkan sistem pemungutan retribusi QR-Code, yakni pembayaran retribusi pedagang sudah dapat dilakukan dengan aplikasi pemindai kode pada telepon genggam yang dibawa petugas pemungut retribusi.

“Pedagang yang akan membayar cukup menunjukkan barcode pada Buku Ketetapan Pembayaran Retribusi atau BKPR yang dipegang oleh pedagang. Pendapatan retribusi nantinya dikembalikan ke pedagang dalam bentuk perbaikan pelayanan pasar tradisional.
Disampaikan oleh Ir. Usman, Harapan yg baik ini mudah mudahan dapat di adopsi oleh Kabupaten Kubu Raya melalui kerja keras dan kesepahaman antara Pemerintah Daerah dan DPRD.
Sumber : Humpro DPRD Kab. Kubu Raya.

Share Post: